Anggota Komisi XIII DPR: KSP Harus Aktif Jadi Mata dan Telinga Presiden Prabowo

Senin, 13 April 2026 18:39

Anggota Komisi XIII DPR Frederik Kalalembang menyoroti peran Kantor Staf Presiden (KSP) yang dinilai harus lebih aktif dalam memantau kinerja kementerian dan menyampaikan kondisi lapangan kepada publik.

Ia menegaskan, KSP tidak boleh pasif dalam menjalankan fungsinya sebagai "mata dan telinga" Presiden.

"Kalau KSP diam, ya tidak diperhatikan, tidak dianggap. KSP harus benar-benar mencari celah, melaporkan kepada Presiden, dan kemudian menyampaikan kepada masyarakat seperti inilah keadaannya," ujar Frederik dalam rapat Komisi XIII DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (13/4).

Frederik menilai, tugas dan tanggung jawab KSP sangat besar karena mencakup seluruh kementerian dan lembaga. Karena itu, ia menekankan pentingnya penguatan di level kedeputian agar fungsi pengawasan berjalan optimal. 

"Tugas dan tanggung jawab KSP ini cukup besar karena ada di semua kementerian dan lembaga. Sehingga yang harus diperkuat adalah kedeputian, empat deputi harus benar-benar memonitor pelaksanaan kementerian dan lembaga," kata Frederik.

Suasana rapat kerja Komisi XIII DPR RI dengan Pemerintah terkait Pembicaraan Tingkat I Pengambilan Keputusan RUU PSDK di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
zoom-in-white

KSP Harus Jembatani Program Pemerintah ke Masyarakat

Frederik juga menekankan pentingnya kedekatan emosional antara KSP dan Presiden agar komunikasi kebijakan dapat tersampaikan secara efektif kepada publik termasuk program-program prioritas seperti MBG, Koperasi Merah Putih, dan perumahan rakyat.

"Kalau yang menyampaikan kepala lembaga dari MBG-nya sendiri, mungkin tidak terlalu nyambung kepada masyarakat. Tapi harusnya yang menyampaikan itu dari KSP sebagai mata dan telinga Presiden," tegasnya.

Ia juga mendorong strategi komunikasi yang lebih cair dan tidak kaku dalam merespons isu-isu publik, agar ketegangan dapat diselesaikan dengan cepat.

Terkait Kepala KSP Muhammad Qodari, Frederik menilai ia memiliki kemampuan analisis yang baik, namun tetap membutuhkan dukungan tim yang solid.

"Pak Qodari punya kemampuan dan analisa yang baik. Tapi tentunya tidak bisa bekerja sendiri, perlu bantuan para deputi dan seluruh staf," ujarnya.

Perpres KSP Harus Segera Diperbarui

Wakil Ketua Komisi XIII DPR Dewi Asmara menyoroti aspek regulasi KSP yang dinilai perlu segera diperbarui. Saat ini KSP masih beroperasi di bawah Perpres Nomor 83 Tahun 2019 yang tengah dalam proses pembaruan.


Berita Lainnya

Nasional

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Nasional

Kawal Program ATR, Dede Yusuf Latih Calon Relawan PTSL di Setiap Desa

Nasional

Ibas Kunjungi Sentra Ikan Patin, Dorong Gizi, Ekonomi, dan Ketahanan Pangan

Nasional

Ibas Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf, Dorong Manfaat untuk Kepentingan Bersama

Nasional

Dede Yusuf Turun ke Majalaya, Ribuan Voucher Pangan Murah Diserbu Warga: “Harga Naik, Negara Harus Hadir”

Nasional

Forum Keuchik dan Mukim Ingin Jaya Nyatakan Dukungan Penuh untuk Pemekaran Seuramoe Aceh

Nasional

Ibas Ajak Pondok Pesantren Perkuat Akhlak, Ilmu Teknologi, Kreativitas, dan Kemandirian

Nasional

Dengarkan Aspirasi Buruh dan Ojol, Ibas Kawal Perlindungan dan Kesejahteraan Sosial

Berita: Nasional - DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah •  Nasional - Kawal Program ATR, Dede Yusuf Latih Calon Relawan PTSL di Setiap Desa •  Nasional - Ibas Kunjungi Sentra Ikan Patin, Dorong Gizi, Ekonomi, dan Ketahanan Pangan •  Nasional - Ibas Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf, Dorong Manfaat untuk Kepentingan Bersama •  Nasional - Dede Yusuf Turun ke Majalaya, Ribuan Voucher Pangan Murah Diserbu Warga: “Harga Naik, Negara Harus Hadir” •  Nasional - Forum Keuchik dan Mukim Ingin Jaya Nyatakan Dukungan Penuh untuk Pemekaran Seuramoe Aceh •  Nasional - Ibas Ajak Pondok Pesantren Perkuat Akhlak, Ilmu Teknologi, Kreativitas, dan Kemandirian •  Nasional - Dengarkan Aspirasi Buruh dan Ojol, Ibas Kawal Perlindungan dan Kesejahteraan Sosial •