BAKN: Perlu Ada Batasan Tentang Regulasi BI Checking

Jumat, 25 Agustus 2023 08:15

pak wahyu s

Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Wahyu Sanjaya menilai perlu ada batasan mengenai regulasi BI Checking. Lantaran, menurut Direktur Perumnas Budi Saddewa Soediro dalam kegiatan kunjungan kerja BAKN DPR RI dalam Penelaahan Terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI Terkait Pernyetaan Modal Negara (PMN) Kepada BUMN di Bandung, Selasa (18/8/2023) menyatakan salah satu hambatan dalam penyaluran KPR saat ini adalah masyarakat terhalang oleh BI Checking terutama dengan maraknya pinjol saat ini.

BI Checking merupakan Informasi Debitur Individual (IDI) Historis untuk mengecek riwayat kredit seseorang. Aturan ini merupakan kebijakan dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan serta Bank Indonesia dan dikelola oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sehingga regulasi ini bersifat teknis bukan seperti undang-undang yang dikeluarkan oleh DPR RI.

"Jadi tidak mungkin misalkan DPR mengeluarkan undang-undang terkait masalah aturan BI checking itu. Memang saya melihat BI checking itu sendiri kan petunjuk teknisnya ada di Otoritas Jasa Keuangan kementerian keuangan dan Bank Indonesia itu sendiri," ujar Wahyu kepada Parlementaria.

Untuk itu, Politisi Fraksi Partai Demokrat itu berharap kedepannya ada batasan dalam regulasi BI Checking untuk memudahkan dan melindungi masyarakat. "Misalnya kalau pinjaman di atas 200 juta atau mungkin di atas satu miliar baru itu membutuhkan BI checking. Jadi janganlah terhadap masyarakat berpenghasilan rendah, mau kredit rumah sehat yang 125, 150 BI checking, nanti mau dapat kredit kur BI checking, kredit UMKM BI checking. Itu sama saja kayak enggak niat kasih pinjaman," pungkasnya. (gal/aha)

( sumber : dpr.go.id )


Berita Lainnya

Nasional

Ibas Apresiasi Peran GGGI dalam Mendorong Ekonomi Hijau dan Keberlanjutan Lingkungan: Peran Indonesia dan Pemimpin Dunia Sangat Penting

Nasional

Kebijakan Penurunan Tarif Impor LPG Dinilai Tidak Akan Menyelesaikan Akar Permasalahan Utama

Nasional

Nurwayah Apresiasi Gerakan 1.000 Pendonor Darah di WTC Mangga Dua

Nasional

4 WNI Disandera Perompak di Somalia, Waka Komisi I Desak Pemerintah Gerak Cepat Bebaskan

Nasional

Hadiri LCC Empat Pilar, Nurwayah Dorong Generasi Muda Terus Berprestasi

Nasional

Silaturahmi ke DPRK Aceh Besar, H.T. Ibrahim Bahas Usulan DOB Seuramoe Aceh

Nasional

Seratus Pelaku UMKM Ikut Bimtek Pembuatan Kosmetik dan Skincare Berbahan Organik

Nasional

Hadiri Sosialisasi KUR, Faujia Helga Soroti Pentingnya Pembiayaan Inklusif bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Berita: Nasional - Ibas Apresiasi Peran GGGI dalam Mendorong Ekonomi Hijau dan Keberlanjutan Lingkungan: Peran Indonesia dan Pemimpin Dunia Sangat Penting •  Nasional - Kebijakan Penurunan Tarif Impor LPG Dinilai Tidak Akan Menyelesaikan Akar Permasalahan Utama •  Nasional - Nurwayah Apresiasi Gerakan 1.000 Pendonor Darah di WTC Mangga Dua •  Nasional - 4 WNI Disandera Perompak di Somalia, Waka Komisi I Desak Pemerintah Gerak Cepat Bebaskan •  Nasional - Hadiri LCC Empat Pilar, Nurwayah Dorong Generasi Muda Terus Berprestasi •  Nasional - Silaturahmi ke DPRK Aceh Besar, H.T. Ibrahim Bahas Usulan DOB Seuramoe Aceh •  Nasional - Seratus Pelaku UMKM Ikut Bimtek Pembuatan Kosmetik dan Skincare Berbahan Organik •  Nasional - Hadiri Sosialisasi KUR, Faujia Helga Soroti Pentingnya Pembiayaan Inklusif bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah •