
Banjir lahar dingin Semeru yang terjadi menerjang tiga jembatan hingga putus. Bukan hanya jembatan penghubung Lumajang-Malang di Besukcukit, Sidomulyo, Pronojiwo, Lumajang, tapi juga ada dua jembatan lain yang terputus di Kecamatan Candipuro.
Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Jatim Satriyo Nurseno dalam laporan yang ditembuskan kepada Gubernur Jatim menyebutkan hasil pemantauan situasi terkini imbas banjir lahar dingin Semeru hingga pukul 16.00 WIB.
“Ada tiga jembatan yang terputus akibat aliran banjir lahar dingin Semeru. Selain jembatan di Kali Batas Malang-Lumajang, jembatan Kali Mujur dan jembatan gantung Kaliregoyo, Sumberwuluh, Candipuro juga terputus,” ujarnya.
Majelis Nasional (MN) KAHMI turut prihatin dan akan beri bantuan bencana banjir lahar di Lumajang Jawa Timur. Hal ini diungkapkan Herman Khaeron Presidium KAHMI yang juga Anggota DPR RI dari fraksi Demokrat, di acara Silahturahmi dan Diskusi program kerja Koordinator Bidang VI Majelis Nasional KAHMI di Jakarta .
Acara pembahasan program kerja ini dipandu oleh Ismet Djafar salah seorang Fungsionaris MN KAHMI . “Acara ini sangat penting “kata Ismet. Dalam rangka konsolidasi organisasi dan pemantapan program kerja KAHMI Periode 2022-2027.
Acara ini dihadiri kurang lebih seratus fungsionaris MN KAHMI dari 9 Bidang. Diantaranya Bidang PU, Bidang Penanggulangan Bencana, Bidang perumahan Rakyat dan beberapa bidang lainnya.
Kang Hero, panggilan akrab Dr Ir Herman Khaeron juga memberikan arahan dan pembekalan kepada semua Pengurus yang hadir. Sebagai Anggota dan Pengurus KAHMI harus ada kepedulian sosial dan mengutamakan nilai keagamaan. Selain itu harus tanggap setiap persoalan yang ada di negeri ini.
“Kahmi harus menjadi garda terdepan yang mampu mengayomi Rakyat agar kebangkitan Himpunan Mahasiswa Islam dimulai dari tubuh KAHMI dan Alumni HMI harus peka akan keadaan sosial masyarakat Indonesia,” Ujar Kang Hero.
( sumber : buana.news )




