Buka Bersama Santri Tahfiz, Waka MPR RI Ibas: Dari Pesantren Lahir Pemimpin Berilmu, Beriman, dan Siap Mengabdi

Senin, 02 Maret 2026 19:57

bukber santri

Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), melanjutkan rangkaian reses tahun 2026 dengan menghadiri kegiatan buka bersama di Pondok Pesantren Al Muqoddasah, Sabtu (28/02/2026).

Kegiatan yang dikemas dalam tajuk Ramadan Religi, Menguatkan Negeri dengan subtema Ilmu, Iman, dan Pengabdian tersebut dihadiri para kiai, pengasuh, ustaz dan ustazah, serta santri tahfiz Al-Qur’an tingkat SD, SMP, dan SMA.

Dalam sambutannya, Ibas menegaskan peran strategis pesantren dalam menjaga moral dan persatuan bangsa.

“Pesantren adalah benteng moral bangsa. Pesantren adalah sumber kader pemimpin umat. Pesantren adalah rumah peradaban,” tegas Ibas.

Menurutnya, Ramadan bukan hanya bulan ibadah, tetapi juga bulan tarbiyah, muhasabah, dan penguatan jiwa. Nilai-nilai tersebut, kata Ibas, menjadi fondasi penting dalam membangun generasi berkarakter.

Mengutip pesan Hasyim Asy’ari, Ibas menyampaikan bahwa agama dan nasionalisme tidak dapat dipisahkan.

“Cinta tanah air bagian dari iman. Menjaga NKRI bagian dari pengabdian,” ujarnya.

Ibas juga menyampaikan bahwa saat ini terdapat lebih dari 39 ribu pesantren di Indonesia dengan jutaan santri. Menurutnya, jumlah tersebut merupakan kekuatan besar dalam membangun karakter serta masa depan bangsa.

Namun demikian, ia mengingatkan berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, mulai dari disrupsi digital, arus informasi tanpa filter, hingga ancaman radikalisme dan intoleransi.

“Karena itu santri harus kuat. Bukan hanya dalam fikih, tetapi juga dalam sains dan teknologi. Bukan hanya dalam zikir, tetapi juga dalam pikir,” tuturnya.

Sebagai Wakil Ketua MPR RI, Ibas menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penguatan pesantren melalui dukungan anggaran pendidikan, akses teknologi, serta pemberdayaan ekonomi santri.

“Kami akan mendorong kemandirian ekonomi pesantren, akses pelatihan, dan penguatan pendidikan karakter agar santri mampu menjadi penjaga moral dan persatuan bangsa,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ibas juga mengingatkan pentingnya penguatan Empat Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara.

EBY juga mengapresiasi kedisiplinan para santri yang dinilainya memiliki adab, etika, moral, serta karakter kuat yang sangat dibutuhkan dalam membentuk kepemimpinan generasi masa depan Indonesia.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap dunia pendidikan pesantren, EBY turut memberikan apresiasi kepada sepuluh santri dan sepuluh santriwati berprestasi melalui bantuan Al-Qur’an, sajadah, mukena, serta satu unit perangkat komputer guna menunjang kegiatan pembelajaran di lingkungan pesantren.

Kehadiran EBY disambut hangat oleh seluruh elemen Pondok Pesantren Al Muqoddasah. Khoirul Fata, salah satu dosen UNIDA Gontor dan Pengajar Mahad AL Muqoddasah menyampaikan kedatangan EBY merupakan semangat baru bagi para santri yang sedang menuntut ilmu agar kelak dapat menjadi generasi penerus bangsa yang berhasil dengan tetap memegang teguh nilai - nilai Islam.

Di akhir sambutannya, Ibas menyampaikan optimisme bahwa dari pesantren akan lahir ulama, negarawan, dan pemimpin masa depan yang berilmu, beriman, serta siap mengabdi untuk Indonesia.

Kegiatan buka bersama berlangsung hangat dan khidmat, diisi dengan doa bersama serta interaksi langsung antara Ibas dan para santri. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Yayasan H. Taufiqurrahman bersama Kepala Unit Pendidikan H. Fatkhurrahman Dzulfadli dan Kepala Unit Tahfidzul Qur’an H. Saidil Yusron yang memimpin doa kebersamaan. Hadir pula Mulyono Abdullah selaku kepala sekolah tingkat dasar, Rudi Purwanto sebagai kepala sekolah tingkat SMA, serta jajaran tenaga pendidik di antaranya Sutomo, Henri Susiawan, dan Royandi yang bersama para santri menyambut kunjungan tersebut dengan penuh antusias.

Melalui momentum Ramadan ini, Ibas berharap pesantren semakin maju, santri semakin berprestasi, dan Indonesia semakin kuat.

( sumber : fpd-dpr.com )


Berita Lainnya

Nasional

Ibas Apresiasi Peran GGGI dalam Mendorong Ekonomi Hijau dan Keberlanjutan Lingkungan: Peran Indonesia dan Pemimpin Dunia Sangat Penting

Nasional

Kebijakan Penurunan Tarif Impor LPG Dinilai Tidak Akan Menyelesaikan Akar Permasalahan Utama

Nasional

Nurwayah Apresiasi Gerakan 1.000 Pendonor Darah di WTC Mangga Dua

Nasional

4 WNI Disandera Perompak di Somalia, Waka Komisi I Desak Pemerintah Gerak Cepat Bebaskan

Nasional

Hadiri LCC Empat Pilar, Nurwayah Dorong Generasi Muda Terus Berprestasi

Nasional

Silaturahmi ke DPRK Aceh Besar, H.T. Ibrahim Bahas Usulan DOB Seuramoe Aceh

Nasional

Seratus Pelaku UMKM Ikut Bimtek Pembuatan Kosmetik dan Skincare Berbahan Organik

Nasional

Hadiri Sosialisasi KUR, Faujia Helga Soroti Pentingnya Pembiayaan Inklusif bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Berita: Nasional - Ibas Apresiasi Peran GGGI dalam Mendorong Ekonomi Hijau dan Keberlanjutan Lingkungan: Peran Indonesia dan Pemimpin Dunia Sangat Penting •  Nasional - Kebijakan Penurunan Tarif Impor LPG Dinilai Tidak Akan Menyelesaikan Akar Permasalahan Utama •  Nasional - Nurwayah Apresiasi Gerakan 1.000 Pendonor Darah di WTC Mangga Dua •  Nasional - 4 WNI Disandera Perompak di Somalia, Waka Komisi I Desak Pemerintah Gerak Cepat Bebaskan •  Nasional - Hadiri LCC Empat Pilar, Nurwayah Dorong Generasi Muda Terus Berprestasi •  Nasional - Silaturahmi ke DPRK Aceh Besar, H.T. Ibrahim Bahas Usulan DOB Seuramoe Aceh •  Nasional - Seratus Pelaku UMKM Ikut Bimtek Pembuatan Kosmetik dan Skincare Berbahan Organik •  Nasional - Hadiri Sosialisasi KUR, Faujia Helga Soroti Pentingnya Pembiayaan Inklusif bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah •