Dorong Pemerintah Pusat Melacak Aliran Dana Alokasi Umum (DAU), Anita Jacoba : Lepaskan Penderitaan Guru Honorer Kita

Sabtu, 27 Mei 2023 06:57

ibu anita jacoba

Anggota Komisi X DPR RI Anita Jacoba Gah menyampaikan kekecewaan terhadap ketidakhadiran Mentri Keuangan dalam rapat kerja terkait permasalahan guru honorer atau tenaga PPPK. “Persoalan Dana Alokasi Umum (DAU)seharusnya menjadi tanggungjawab Kementrian Keuangan untuk hadir dan menjelaskan kepada kami di Komisi X, karena sampai hari ini ada puluhan ribu guru honorer yang belum diangkat bahkan tidak menerima gaji sesuai ketentuan karena ketidakjelasan Dana Alokasi Umum (DAU) yang telah disetor ke Pemerintahan Daerah” papar Anita dalam Rapat Kerja dengan Mendikbudristek RI, di Komplek DPR RI Rabu (24/5/2023).

Lebih lanjut, menurut informasi banyak guru honorer yang mengeluhkan Pemerintah Daerah justru mengalokasikan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk kepentingan lain, kata Anita, Pemerintah Pusat diharapkan turun tangan dan bertanggungjawab terhadap nasib kesejahteraan guru honorer, khususnya melacak alur keuangan negara yang dikelola oleh Pemerintahan Daerah.

“Bagaimana kita mau membahas berbagai program pendidikan apabila keuangan negara tidak dialokasikan dengan benar dan banyak diselewengkan oleh Pemerintahan Daerah. Kami di Komisi X berjuang untuk mewujudkan kesejahteraan guru honorer demi terwujudnya rasa keadilan publik,” ungkap Politisi Fraksi Partai Demokrat ini.

Mendikbud menyatakan dalam waktu dekat guru honorer akan digaji melalui Dana Alokasi Umum (DAU). Oleh karena itu, diminta agar daerah melakukan pendataan agar tidak ada lagi guru honorer yang tercecer.

Anita juga meminta kepastian atas pengelolaan Dana Alokasi Umum (DAU) apabila Pemerintah Daerah bermasalah segera dapat diambil alih oleh Pusat. “Mari kita bersama sama memikirkan yang terbaik untuk rakyat, sudah saatnya kini kita lepaskan penderitaan guru-guru honorer kita” tandasnya. (mega/fpd)

( sumber : fraksidemokrat.org )


Berita Lainnya

Nasional

Ibas Apresiasi Peran GGGI dalam Mendorong Ekonomi Hijau dan Keberlanjutan Lingkungan: Peran Indonesia dan Pemimpin Dunia Sangat Penting

Nasional

Kebijakan Penurunan Tarif Impor LPG Dinilai Tidak Akan Menyelesaikan Akar Permasalahan Utama

Nasional

Nurwayah Apresiasi Gerakan 1.000 Pendonor Darah di WTC Mangga Dua

Nasional

4 WNI Disandera Perompak di Somalia, Waka Komisi I Desak Pemerintah Gerak Cepat Bebaskan

Nasional

Hadiri LCC Empat Pilar, Nurwayah Dorong Generasi Muda Terus Berprestasi

Nasional

Silaturahmi ke DPRK Aceh Besar, H.T. Ibrahim Bahas Usulan DOB Seuramoe Aceh

Nasional

Seratus Pelaku UMKM Ikut Bimtek Pembuatan Kosmetik dan Skincare Berbahan Organik

Nasional

Hadiri Sosialisasi KUR, Faujia Helga Soroti Pentingnya Pembiayaan Inklusif bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Berita: Nasional - Ibas Apresiasi Peran GGGI dalam Mendorong Ekonomi Hijau dan Keberlanjutan Lingkungan: Peran Indonesia dan Pemimpin Dunia Sangat Penting •  Nasional - Kebijakan Penurunan Tarif Impor LPG Dinilai Tidak Akan Menyelesaikan Akar Permasalahan Utama •  Nasional - Nurwayah Apresiasi Gerakan 1.000 Pendonor Darah di WTC Mangga Dua •  Nasional - 4 WNI Disandera Perompak di Somalia, Waka Komisi I Desak Pemerintah Gerak Cepat Bebaskan •  Nasional - Hadiri LCC Empat Pilar, Nurwayah Dorong Generasi Muda Terus Berprestasi •  Nasional - Silaturahmi ke DPRK Aceh Besar, H.T. Ibrahim Bahas Usulan DOB Seuramoe Aceh •  Nasional - Seratus Pelaku UMKM Ikut Bimtek Pembuatan Kosmetik dan Skincare Berbahan Organik •  Nasional - Hadiri Sosialisasi KUR, Faujia Helga Soroti Pentingnya Pembiayaan Inklusif bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah •