
Fraksi Partai Demokrat DPR RI menerima audiensi dari Komite Platform Digital bersama perwakilan industri pers untuk membahas isu kedaulatan informasi dan tantangan yang dihadapi media nasional di era digital.
Audiensi dibuka oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat, Dr. H. Edhie Baskoro Yudhoyono atau biasa di sapa Mas Ibas. Dalam sambutannya, Mas Ibas menekankan bahwa derasnya arus informasi digital saat ini membawa tantangan serius, terutama terkait maraknya disinformasi yang berpotensi memengaruhi stabilitas sosial dan kualitas demokrasi.
Dalam diskusi, Komite Platform Digital menyampaikan adanya ketimpangan antara platform digital dan perusahaan pers, khususnya dalam distribusi konten dan pendapatan iklan. Platform dinilai masih mendominasi, sementara media menghadapi tekanan keberlanjutan.
Selain itu, kepatuhan platform terhadap regulasi nasional, termasuk Perpres Nomor 32 Tahun 2024, dinilai masih belum optimal. Komite juga menyoroti potensi pelemahan kewajiban kerja sama antara platform dan media dalam perjanjian internasional yang sedang dibahas.
Isu lain yang turut menjadi perhatian adalah kesejahteraan jurnalis yang masih rendah, terutama di daerah, serta meningkatnya tantangan akibat perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan yang mengubah pola konsumsi informasi masyarakat.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan. Fraksi Partai Demokrat DPR RI juga membuka ruang bagi Komite untuk terlibat lebih aktif dalam proses pembahasan regulasi, termasuk kemungkinan penguatan aturan ke tingkat Undang-Undang.
Fraksi Partai Demokrat menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, platform digital, dan industri pers guna menciptakan ekosistem informasi yang sehat, adil, dan berkelanjutan (Riska/FPD)
( sumber : fpd-dpr.com )




