Perempuan Berdaya Kuatkan Negeri, Edhie Baskoro Dorong Ekonomi Keluarga dan UMKM Desa dalam Reses Ramadan Religi 2026

Minggu, 01 Maret 2026 15:05

eby bimbingan

Edhie Baskoro Yudhoyono, Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI menyampaikan komitmennya dalam mendorong penguatan peran perempuan sebagai pilar utama pembangunan desa dan penggerak ekosistem pariwisata, dalam kegiatan Sosialisasi Bimbingan Teknis Reses Ramadan Religi di Dapil Jatim VII 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Ramadan Religi, Menguatkan Negeri: Perempuan Tangguh, Berdaya, dan Keluarga Sejahtera” ini dihadiri oleh Anggota DPRD Pangajoman, Ketua Kelompok Sadar Wisata Nunung Widyastuti, jajaran Fatayat NU, Muslimat NU, Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, ibu-ibu PKK, majelis pengajian, serta tokoh perempuan dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Timur VII itu menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar ibadah ritual, melainkan sekolah karakter yang membentuk integritas, disiplin, dan solidaritas sosial.

“Puasa mengajarkan kesabaran, kejujuran, dan kepedulian. Ramadan bukan hanya menguatkan iman, tetapi juga menguatkan persatuan, ekonomi, dan keluarga,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran perempuan dalam pembangunan bangsa. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), lebih dari 64 persen pelaku UMKM adalah perempuan, serta lebih dari 50 persen penduduk Indonesia merupakan perempuan. Hal ini menunjukkan bahwa perempuan adalah kekuatan besar dalam pembangunan ekonomi nasional, khususnya pada sektor pariwisata desa.

Pariwisata desa, menurutnya, telah menjadi sektor strategis dalam pertumbuhan ekonomi daerah. Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan seperti stunting, kemiskinan ekstrem, rendahnya literasi digital, serta keterbatasan akses pembiayaan dan pemasaran.

Sebagai Wakil Ketua MPR RI, beliau menegaskan empat komitmen utama:
1. Penguatan ekonomi perempuan, melalui akses permodalan UMKM dan ekonomi kreatif, pelatihan kewirausahaan, serta digitalisasi usaha dan pemasaran.
2. Pengawalan program penurunan stunting, melalui edukasi gizi, penguatan Posyandu, dan kolaborasi bersama PKK serta majelis pengajian.
3. Peningkatan literasi digital, untuk mendukung pengembangan komunitas pariwisata dan penggerak kesejahteraan ekonomi desa.
4. Penguatan nilai Empat Pilar MPR RI, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi kehidupan berbangsa.

Ia menekankan bahwa pemberdayaan perempuan melalui organisasi dan komunitas merupakan kunci transformasi pariwisata desa. Melalui bimbingan teknis, pelatihan, penguatan jejaring pemasaran, dan dukungan kebijakan yang berpihak, perempuan dapat menjadi motor penggerak kesejahteraan keluarga dan kemajuan desa.

“Jika perempuan kuat, keluarga kuat. Jika keluarga kuat, bangsa ini kuat,” ujarnya penuh optimisme.

Mengutip semangat Raden Ajeng Kartini dengan ungkapan “Habis Gelap Terbitlah Terang”, beliau mengajak seluruh elemen perempuan untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum perubahan, keberanian, dan pendidikan menuju masa depan yang lebih baik.

Ia pun menyampaikan dukungan penuh terhadap pengembangan pariwisata desa di dapil Jatim VII melalui kebijakan yang memperluas akses perempuan terhadap pelatihan, pembiayaan, serta penguatan infrastruktur.

Dalam sesi dialog terbuka, para peserta menyampaikan berbagai aspirasi terkait penguatan UMKM daerah, mulai dari kebutuhan bimbingan teknis berkelanjutan bagi pelaku usaha makanan khas Ponorogo, penyediaan ruang promosi UMKM di kawasan wisata strategis seperti Benteng dan Museum Trinil, hingga strategi agar produk lokal mampu menembus pasar nasional. Menanggapi hal tersebut, Edhie Baskoro menegaskan bahwa pengembangan UMKM harus dilakukan secara berkelanjutan, berbasis kebutuhan daerah, serta diperkuat melalui peningkatan kapasitas, branding, dan promosi kreatif. Ia juga menekankan pentingnya pengembangan pariwisata yang inklusif dengan melibatkan masyarakat lokal sebagai pelaku utama ekonomi melalui kolaborasi pemerintah daerah, komunitas, dan pelaku usaha agar pertumbuhan wisata sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan reses ini menjadi titik awal penguatan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, organisasi perempuan, serta komunitas masyarakat dalam membangun ekosistem pariwisata desa yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Menutup sambutannya, beliau berharap Ramadan tahun ini menjadi Ramadan yang mengubah, menguatkan, dan memuliakan langkah bersama dalam membangun negeri.

( sumber : fpd-dpr.com )


Berita Lainnya

Nasional

Fraksi Partai Demokrat bersama Relawan Laskar Muda Zulfikar Suhardi Gelar Aksi Sosial Berbagi Takjil kepada Masyarakat

Nasional

Gerakan Pangan Murah Tekan Pengeluaran Warga Jelang Lebaran

Nasional

Reses di Mamuju, Anggota DPR RI Zulfikar Suhardi Serap Aspirasi dan Bagikan Sembako

Nasional

Serap Aspirasi Masyarakat, Anggota DPR RI Muh Zulfikar Suhardi Gelar Reses di Kasiwa

Nasional

Perkuat Diplomasi Parlemen dan Partisipasi Masyarakat, BKSAP Dukung Aksesi Indonesia ke OECD

Nasional

H.T. Ibrahim Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Pada Acara Sosialisasi Empat Pilar

Nasional

Zulfikar : Geopolitik Global Pengaruhi Fluktuasi Harga Pupuk di Indonesia

Nasional

Tenteng RUU Adminduk ke Unpad, Dede Yusuf Buka Konsultasi Publik Bareng Akademisi

Berita: Nasional - Fraksi Partai Demokrat bersama Relawan Laskar Muda Zulfikar Suhardi Gelar Aksi Sosial Berbagi Takjil kepada Masyarakat •  Nasional - Gerakan Pangan Murah Tekan Pengeluaran Warga Jelang Lebaran •  Nasional - Reses di Mamuju, Anggota DPR RI Zulfikar Suhardi Serap Aspirasi dan Bagikan Sembako •  Nasional - Serap Aspirasi Masyarakat, Anggota DPR RI Muh Zulfikar Suhardi Gelar Reses di Kasiwa •  Nasional - Perkuat Diplomasi Parlemen dan Partisipasi Masyarakat, BKSAP Dukung Aksesi Indonesia ke OECD •  Nasional - H.T. Ibrahim Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Pada Acara Sosialisasi Empat Pilar •  Nasional - Zulfikar : Geopolitik Global Pengaruhi Fluktuasi Harga Pupuk di Indonesia •  Nasional - Tenteng RUU Adminduk ke Unpad, Dede Yusuf Buka Konsultasi Publik Bareng Akademisi •