
Dalam agenda Reses Ramadan untuk meninjau Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026 di Kabupaten Magetan, Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat menegaskan bahwa pembangunan rumah layak huni bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi pembangunan martabat dan masa depan keluarga Indonesia, Jumat (27/2/26).
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Ramadan mengajarkan nilai kepedulian, empati, dan semangat berbagi. Nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan Program BSPS sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Hari ini kita tidak hanya membangun rumah. Kita membangun martabat. Rumah bukan sekadar atap, rumah adalah rasa aman,” tegasnya.
Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) merupakan bentuk ikhtiar negara dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh hunian yang layak. Program ini menekankan semangat gotong royong, di mana negara hadir memberikan stimulan dan masyarakat turut berpartisipasi aktif dalam proses Pembangunan.
Dalam kunjungan tersebut, Ibas meninjau langsung rumah warga penerima bantuan BSPS yang telah direalisasikan kepada 20 keluarga di Kelurahan Tinap. Melalui program tersebut, masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp20 juta untuk memperbaiki kondisi rumah yang sebelumnya dinilai kurang layak huni.
Ia juga mengingatkan bahwa hak atas tempat tinggal yang layak telah dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28H, sehingga pelaksanaan program perumahan harus dipandang sebagai amanat konstitusi yang wajib dijaga bersama.
“Rumah yang layak melahirkan harapan yang layak,” ujarnya.
Menurutnya, ketika rumah kuat, keluarga menjadi tenang. Ketika keluarga tenang, anak-anak memiliki ruang untuk tumbuh, belajar, dan berani bermimpi. Dari situlah lahir generasi unggul yang akan membawa kemajuan desa dan bangsa.
Ia juga mendorong agar pembangunan rumah sejalan dengan penguatan potensi desa, mulai dari sektor pertanian yang tangguh, UMKM yang naik kelas, hingga lahirnya anak-anak berprestasi.
“Setiap keluarga harus punya cita-cita. Setiap rumah harus punya harapan,” katanya.
Menutup sambutannya, Wakil Ketua MPR RI mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersamaan, merawat semangat gotong royong, dan terus melangkah membangun desa.
“Jika desa kuat, negeri kuat. Indonesia Maju. Ramadan religi, menguatkan negeri,” pungkasnya.
Kegiatan peninjauan tersebut turut dihadiri oleh penerima bantuan BSPS, Pak Yono, bersama Camat Sukomoro Murdono Arianto, Danramil Sukomoro Kapten Arh Ismani, serta Kapolsek Sukomoro AKP Tri Cahya Budi Hartono. Hadir pula Lurah Tinap Eko Hari S beserta jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat, termasuk anggota DPRD Kabupaten Magetan Haji Sho’im, Wahyu Kurniawan, Amik Yetmiati, serta Pangayoman yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Magetan.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan program bantuan perumahan berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
( sumber : fpd-dpr.com )




