Tidak Undang Myanmar, Indonesia Harus Buktikan Kekuatannya di Sidang Umum Ke-44th AIPA

Sabtu, 22 Juli 2023 14:35

 

PUTU-3

Wakil Ketua BKSAP DPR RI Putu Supadma Rudana menegaskan jika Indonesia sebagai prakarsa berdirinya Association of South East Asia Nations (ASEAN), pada 1974. Pada 1977 bernama Inter – Parliamentary Union (IPU), dan sekarang ASEAN Inter-Parliamentary Union (AIPA). Karena itu, Indonesia harus memerankan Keketuan-nya sekaligus kekuatannya dalam sidang umum ke-44th AIPA ini. Sidang umum AIPA akan digelar di Jakarta pada 5 -12 Agustus 2023 mendatang. “Indonesia sebagai negara besar harus membangun kekuatannya dalam menjaga kedaulatan dan stabilitas kawasan,” kata Putu Supadma Rudana.

Hal itu disampaikan politisi Demokrat itu dalam diskusi “Parlemen yang Responsif untuk Stabilitas dan Kesejahteraan ASEAN” bersama Wakil Ketua BKSAP DPR RI Sukamta (F-PKS) dan Pakar Hubungan Internasional Unpad, Teuku Rezasyah dari UNPAD di Gedung DPR RI Senayan Jakarta, Jumat (21/7/2023).

Untuk Myanmar lanjut Putu, memang tidak diundang hingga melaklasanakan konsensus five poin kesepakatan AIPA ke-43 di Kamboja pada 2022 lalu. Indonesia sebagai negara dengan penduduk terbesar ke 4 dunia dan terbesar di ASEAN, terluas wilayahnya, dan terbessr kebhinekaan serta keragamannya maka harus berperan dalam menjaga stabilitas kawasan untuk menjaga stabilitas pokitik, perdamaian, keamanan, kesejahteraan dan ketahanan secara mandiri. “Sebagai keketuaan kita harus kawal kondisi yang harmoni di ASEAN ini,” ujarnya.

Penduduk AIPA sekitar 650 juta lebih besar dari Uni Eropa sehingga potensial menjadi pasar global sekaligus memainkan pasar global tersebut. Apalagi, Indonesia anggota G20, maka DPR mendorong pemerintah untuk memerankan Keketuannya di ASEAN ini.

Menurut Putu, lebih dari 35 draft resolusi yang akan dibahas; meliputi politik, isu Myanmar (konsensus five poin) secara damai, ekonomi digital, sosial (Asean bebas narkoba), transisi energi hijau (green ekonomi), dan sebagainya. “Demokrasi terbukti bisa terwujud di semua negara ASEAN dan Indonesia harus menjadi inspirasi untuk ASEAN dan Global,” kata Putu.

Sukamta mengatakan di tengah perubahan global, Eropa dan Amerika yang dulu menjadi kiblat dunia, kini tidak lagi di tengah perang Ukraina Vs Rusia, China vs Taiwan, maka dunia sedang dalam pembentukan poros baru dari satu raksasa barat ke multipolar dan ini berdampak pada tatanan sosial ekonomi dan politik global. “Dulu mayoritas produk industri dikuasai AS tapi sekarang turun 50%, sehingga terjadi kemunduran ekonomi yang membuat banyak negara dan koorporasi mereka-reka tentang pertumbuhan ekonomi ke depan yang tidak lagi bergantung pada AS maka akan seperti apa?” tanya Sukamta.

( sumber : suarainvestor.com )


Berita Lainnya

Nasional

Ibas Apresiasi Peran GGGI dalam Mendorong Ekonomi Hijau dan Keberlanjutan Lingkungan: Peran Indonesia dan Pemimpin Dunia Sangat Penting

Nasional

Kebijakan Penurunan Tarif Impor LPG Dinilai Tidak Akan Menyelesaikan Akar Permasalahan Utama

Nasional

Nurwayah Apresiasi Gerakan 1.000 Pendonor Darah di WTC Mangga Dua

Nasional

4 WNI Disandera Perompak di Somalia, Waka Komisi I Desak Pemerintah Gerak Cepat Bebaskan

Nasional

Hadiri LCC Empat Pilar, Nurwayah Dorong Generasi Muda Terus Berprestasi

Nasional

Silaturahmi ke DPRK Aceh Besar, H.T. Ibrahim Bahas Usulan DOB Seuramoe Aceh

Nasional

Seratus Pelaku UMKM Ikut Bimtek Pembuatan Kosmetik dan Skincare Berbahan Organik

Nasional

Hadiri Sosialisasi KUR, Faujia Helga Soroti Pentingnya Pembiayaan Inklusif bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Berita: Nasional - Ibas Apresiasi Peran GGGI dalam Mendorong Ekonomi Hijau dan Keberlanjutan Lingkungan: Peran Indonesia dan Pemimpin Dunia Sangat Penting •  Nasional - Kebijakan Penurunan Tarif Impor LPG Dinilai Tidak Akan Menyelesaikan Akar Permasalahan Utama •  Nasional - Nurwayah Apresiasi Gerakan 1.000 Pendonor Darah di WTC Mangga Dua •  Nasional - 4 WNI Disandera Perompak di Somalia, Waka Komisi I Desak Pemerintah Gerak Cepat Bebaskan •  Nasional - Hadiri LCC Empat Pilar, Nurwayah Dorong Generasi Muda Terus Berprestasi •  Nasional - Silaturahmi ke DPRK Aceh Besar, H.T. Ibrahim Bahas Usulan DOB Seuramoe Aceh •  Nasional - Seratus Pelaku UMKM Ikut Bimtek Pembuatan Kosmetik dan Skincare Berbahan Organik •  Nasional - Hadiri Sosialisasi KUR, Faujia Helga Soroti Pentingnya Pembiayaan Inklusif bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah •