Waspada Jeratan Utang, Dede Yusuf Minta Bank Daerah Perbaiki Layanan Kredit

Selasa, 07 April 2026 14:53

dede bank

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi, menekankan pentingnya kebijakan perbankan yang lebih berpihak kepada rakyat, khususnya pelaku usaha kecil dan pedagang di Sumatera Utara. Hal ini disampaikannya saat melakukan Kunjungan Kerja Spesifik ke Bank Sumut, Senin (6/4/2026).

Menurut Dede Yusuf, akses pembiayaan yang mudah dan terjangkau masih menjadi kendala utama di lapangan. Kondisi ini kerap mendorong masyarakat lebih memilih meminjam dana dari rentenir meskipun harus menanggung bunga yang sangat tinggi, karena dinilai lebih praktis dan syaratnya tidak berbelit-belit.

“Jika masyarakat meminjam dari bank, seharusnya diberikan bunga maupun fasilitas yang tidak memberatkan. Namun, hal ini terbentur aturan Bank Indonesia yang menetapkan batas minimum bunga sekitar setengah persen per bulan, sehingga ruang gerak bank untuk menekan suku bunga menjadi terbatas,” ujar Dede.

Namun, Dede Yusuf menegaskan bahwa solusi tidak hanya berfokus pada penurunan suku bunga semata. Persoalan utama lainnya terletak pada minimnya pendampingan bagi debitur.

“Bukan hanya soal bunga. Tanpa pendampingan, pelatihan, dan pengawalan, pinjaman berpotensi habis tanpa menghasilkan perkembangan usaha yang signifikan,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahaya jeratan utang dari lembaga pembiayaan informal yang bisa merugikan masyarakat dalam jangka panjang. Oleh karena itu, Komisi II DPR RI mendorong Bank Sumut dan pemangku kebijakan untuk menghadirkan solusi yang lebih komprehensif.

Langkah yang diperlukan meliputi program pendampingan usaha, pelatihan manajemen keuangan, serta pengawalan penggunaan kredit. Tujuannya agar pembiayaan yang disalurkan benar-benar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

( sumber : terasmedia.co )


Berita Lainnya

Nasional

Ibas: Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Jadi Ruang Belajar Membentuk Generasi Cerdas, Berkarakter, dan Berbudaya

Nasional

Anggota Komisi XIII DPR: KSP Harus Aktif Jadi Mata dan Telinga Presiden Prabowo

Nasional

H.T. Ibrahim Tekankan Keadilan Restoratif, Komisi III DPR Soroti KUHAP dan Konflik Agraria di Aceh

Nasional

OASA-BIPI Jadi Mitra China Garap PSEL Tangsel, Anggota Komisi XII DPR Wanti-wanti Hal Ini

Nasional

Guntur Sasono Ingatkan Ancaman Serius Jika Kesiapsiagaan Bencana Tidak Diperkuat

Nasional

IBAS: JANGAN PERNAH MERASA KECIL, MAHASISWA KIP-K JADI INOVATOR DI SEKTOR ENERGI, PANGAN, DAN TEKNOLOGI

Nasional

Jangan Berhenti di Swasembada Beras, Legislator Sebut Ketahanan Pangan Harus Holistik dan Merata

Nasional

Ekonomi Biru Harus Tingkatkan Pendapatan, Ellen Esther Pelealu: Laut RI Luas, Dompet Nelayan Kecil

Berita: Nasional - Ibas: Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Jadi Ruang Belajar Membentuk Generasi Cerdas, Berkarakter, dan Berbudaya •  Nasional - Anggota Komisi XIII DPR: KSP Harus Aktif Jadi Mata dan Telinga Presiden Prabowo •  Nasional - H.T. Ibrahim Tekankan Keadilan Restoratif, Komisi III DPR Soroti KUHAP dan Konflik Agraria di Aceh •  Nasional - OASA-BIPI Jadi Mitra China Garap PSEL Tangsel, Anggota Komisi XII DPR Wanti-wanti Hal Ini •  Nasional - Guntur Sasono Ingatkan Ancaman Serius Jika Kesiapsiagaan Bencana Tidak Diperkuat •  Nasional - IBAS: JANGAN PERNAH MERASA KECIL, MAHASISWA KIP-K JADI INOVATOR DI SEKTOR ENERGI, PANGAN, DAN TEKNOLOGI •  Nasional - Jangan Berhenti di Swasembada Beras, Legislator Sebut Ketahanan Pangan Harus Holistik dan Merata •  Nasional - Ekonomi Biru Harus Tingkatkan Pendapatan, Ellen Esther Pelealu: Laut RI Luas, Dompet Nelayan Kecil •