Sarwo Edhie Wibowo dapat Gelar Pahlawan Nasional, Ibas: Kehormatan bagi Keluarga

Senin, 10 November 2025 18:57

pak sarwo

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menyampaikan rasa syukur dan bangga atas penetapan Jenderal (Purn) Sarwo Edhie Wibowo sebagai Pahlawan Nasional oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Sarwo Edhie Wibowo, yang merupakan kakek dari Ibas, atau ibu dari Ani Yudhoyono, menjadi salah satu dari 10 tokoh bangsa yang dianugerahi gelar tersebut pada 10 November 2025. Sarwo Edhie Wibowo merupakan salah satu Komandan RPKAD (kini Kopassus) yang berperan penting dalam menjaga keutuhan dan stabilitas bangsa pada masa-masa krusial sejarah Indonesia.

“Alhamdulillah, Pak Ageng (Alm) Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo dinobatkan menjadi Pahlawan Nasional dan telah diakui oleh negara. Ini merupakan kehormatan besar bagi keluarga,” ujar Ibas, melalui keterangannya, Senin (10/11).

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, kepada masyarakat Indonesia, serta kepada Presiden Prabowo Subianto atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional untuk Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo. Kami bersyukur, berterima kasih, dan berbangga sebagai keluarga besar atas pengakuan negara terhadap jasa dan dedikasi beliau,” tambahnya.

Penetapan 10 tokoh ini sejalan dengan harapan pemerintah agar generasi muda dapat meneladani semangat pengabdian dan dedikasi para tokoh tersebut dalam memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara.

Nama-nama besar lain yang turut ditetapkan antara lain Proklamator dan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), mantan Presiden Soeharto, aktivis buruh Marsinah, serta tokoh diplomasi Mochtar Kusumaatmadja.

Ibas menilai pengakuan ini semakin memperkuat pondasi semangat kepahlawanan, patriotisme, dan nasionalisme yang perlu terus ditanamkan kepada generasi penerus bangsa.

“Di Hari Pahlawan ini, mari kita jadikan keteladanan para pahlawan bangsa termasuk Jenderal Sarwo Edhie Wibowo sebagai obor untuk terus melanjutkan pembangunan Indonesia yang adil, makmur, sejahtera, dan bermartabat. Semangat pengorbanan, perjuangan, dan pengabdian para pahlawan bangsa adalah warisan yang tak ternilai harganya,” tutup Ibas.

Selain tokoh-tokoh tersebut, Pahlawan Nasional yang ditetapkan tahun ini juga mencakup Hajjah Rahma El Yunusiyyah, Sultan Muhammad Kholil, Syaikhona Muhammad Kholil, Tuan Rondahaim Saragih, dan Zainal Abidin Syah. (E-3)

( sumber : mediaindonesia.com )


Berita Lainnya

Nasional

Ibas Apresiasi Peran GGGI dalam Mendorong Ekonomi Hijau dan Keberlanjutan Lingkungan: Peran Indonesia dan Pemimpin Dunia Sangat Penting

Nasional

Kebijakan Penurunan Tarif Impor LPG Dinilai Tidak Akan Menyelesaikan Akar Permasalahan Utama

Nasional

Nurwayah Apresiasi Gerakan 1.000 Pendonor Darah di WTC Mangga Dua

Nasional

4 WNI Disandera Perompak di Somalia, Waka Komisi I Desak Pemerintah Gerak Cepat Bebaskan

Nasional

Hadiri LCC Empat Pilar, Nurwayah Dorong Generasi Muda Terus Berprestasi

Nasional

Silaturahmi ke DPRK Aceh Besar, H.T. Ibrahim Bahas Usulan DOB Seuramoe Aceh

Nasional

Seratus Pelaku UMKM Ikut Bimtek Pembuatan Kosmetik dan Skincare Berbahan Organik

Nasional

Hadiri Sosialisasi KUR, Faujia Helga Soroti Pentingnya Pembiayaan Inklusif bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Berita: Nasional - Ibas Apresiasi Peran GGGI dalam Mendorong Ekonomi Hijau dan Keberlanjutan Lingkungan: Peran Indonesia dan Pemimpin Dunia Sangat Penting •  Nasional - Kebijakan Penurunan Tarif Impor LPG Dinilai Tidak Akan Menyelesaikan Akar Permasalahan Utama •  Nasional - Nurwayah Apresiasi Gerakan 1.000 Pendonor Darah di WTC Mangga Dua •  Nasional - 4 WNI Disandera Perompak di Somalia, Waka Komisi I Desak Pemerintah Gerak Cepat Bebaskan •  Nasional - Hadiri LCC Empat Pilar, Nurwayah Dorong Generasi Muda Terus Berprestasi •  Nasional - Silaturahmi ke DPRK Aceh Besar, H.T. Ibrahim Bahas Usulan DOB Seuramoe Aceh •  Nasional - Seratus Pelaku UMKM Ikut Bimtek Pembuatan Kosmetik dan Skincare Berbahan Organik •  Nasional - Hadiri Sosialisasi KUR, Faujia Helga Soroti Pentingnya Pembiayaan Inklusif bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah •