Anggota Komisi XII DPR: Pencemaran Pestisida di Sungai Cisadane Bukti Lemahnya Pengawasan-Perlindungan Lingkungan Hidup

Kamis, 12 Februari 2026 15:02

sartono dpr ri

Anggota Komisi XII DPR RI, Sartono Hutomo, menilai cairan  pestisida yang mengalir dan mencemari Sungai Cisadane buntut kebakaran gudang perusahaan pupuk di Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel),bukanlah sekedar kecelakaan industri.

Sartono begitu ia disapa menegaskan, bahwa cairan pestisida yang mengalir dan mencemari Sungai Cisadane merupakan peringatan serius atas lemahnya pengawasan tata kelola bahan berbahaya dan beracun (B3) hingga perlindungan lingkungan hidup.

“Peristiwa ini bukan sekedar kecelakaan industri, tetapi merupakan peringatan serius atas lemahnya pengawasan, tata kelola bahan berbahaya dan beracun (B3), serta perlindungan lingkungan hidup, khususnya di wilayah yang berdekatan dengan permukiman dan sumber air masyarakat,” kata Sartono kepada wartawan di Jakarta, Kamis,(12/2/2026).

Atas dasar itu, Sartono juga mendesak, adanya investigasi menyeluruh secara transparan guna mengungkap penyebab kebakaran dan potensi dari kelalaian pengelolaan gudang hingga berimbas kepada tercemarnya Sungai Cisadane oleh cairan pestisida.

“Mendesak investigasi menyeluruh dan transparan , sekaligus mendorong aparat penegak hukum bersama Kementerian Lingkungan Hidup serta pemerintah daerah untuk melakukan investigasi menyeluruh, independen, dan transparan guna mengungkap penyebab kebakaran serta potensi kelalaian pengelolaan gudang,” tutur dia.

Politikus senior Partai Demokrat ini juga meminta, adanya sanksi pidana, perdata hingga administratif sesuai peraturan perundang-undangan bilamana terbukti ada kelalaian, pengawasan, tata kelola bahan berbahaya dan beracun (B3) dan perlindungan lingkungan hidup.

“Apabila terbukti terjadi pelanggaran, maka sanksi pidana, perdata, dan administratif harus ditegakkan tanpa kompromi sesuai peraturan perundang-undangan. Prinsip polluter pays wajib diberlakukan (setiap pihak yang menyebabkan pencemaran wajib menanggung biaya pemulihan lingkungan),” ungkap dia.

Terakhir, Sartono mendorong, adanya evaluasi dan audit terhadap sistem penyimpanan dan distribusi bahan B3, khususnya pestisida. Menurutnya hal ini perlu dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.

“Standar keselamatan, sistem pencegahan kebakaran, serta zonasi lokasi gudang harus diperketat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memeriksa Sungai Cisadane yang tercemar pestisida usai kebakaran pabrik di kawasan pergudangan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

KLH menyatakan peristiwa itu mengakibatkan pencemaran di sungai sepanjang 22,5 kilometer. Menurut keterangan dari KLH, Kamis (12/2/2026), pencemaran di Sungai Cisadane dilaporkan telah meluas hingga 22,5 kilometer, meliputi wilayah Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang.

Dampak yang teridentifikasi antara lain kematian berbagai biota akuatik, seperti ikan mas, ikan baung, ikan patin, ikan nila, dan ikan sapu-sapu.

KLH/BPLH (Badan Pengendalian Lingkungan Hidup) mengambil sampel air di bagian hulu dan hilir Sungai Cisadane, serta mengumpulkan sepuluh sampel ikan mati untuk diuji di laboratorium. Pemeriksaan lanjutan juga akan dilakukan terhadap air Sungai Jaletreng, air tanah, serta biota perairan lainnya dengan melibatkan ahli toksikologi.

( sumber : kedaipena.com )


Berita Lainnya

Nasional

Fraksi Partai Demokrat bersama Relawan Laskar Muda Zulfikar Suhardi Gelar Aksi Sosial Berbagi Takjil kepada Masyarakat

Nasional

Gerakan Pangan Murah Tekan Pengeluaran Warga Jelang Lebaran

Nasional

Reses di Mamuju, Anggota DPR RI Zulfikar Suhardi Serap Aspirasi dan Bagikan Sembako

Nasional

Serap Aspirasi Masyarakat, Anggota DPR RI Muh Zulfikar Suhardi Gelar Reses di Kasiwa

Nasional

Perkuat Diplomasi Parlemen dan Partisipasi Masyarakat, BKSAP Dukung Aksesi Indonesia ke OECD

Nasional

H.T. Ibrahim Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Pada Acara Sosialisasi Empat Pilar

Nasional

Zulfikar : Geopolitik Global Pengaruhi Fluktuasi Harga Pupuk di Indonesia

Nasional

Tenteng RUU Adminduk ke Unpad, Dede Yusuf Buka Konsultasi Publik Bareng Akademisi

Berita: Nasional - Fraksi Partai Demokrat bersama Relawan Laskar Muda Zulfikar Suhardi Gelar Aksi Sosial Berbagi Takjil kepada Masyarakat •  Nasional - Gerakan Pangan Murah Tekan Pengeluaran Warga Jelang Lebaran •  Nasional - Reses di Mamuju, Anggota DPR RI Zulfikar Suhardi Serap Aspirasi dan Bagikan Sembako •  Nasional - Serap Aspirasi Masyarakat, Anggota DPR RI Muh Zulfikar Suhardi Gelar Reses di Kasiwa •  Nasional - Perkuat Diplomasi Parlemen dan Partisipasi Masyarakat, BKSAP Dukung Aksesi Indonesia ke OECD •  Nasional - H.T. Ibrahim Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Pada Acara Sosialisasi Empat Pilar •  Nasional - Zulfikar : Geopolitik Global Pengaruhi Fluktuasi Harga Pupuk di Indonesia •  Nasional - Tenteng RUU Adminduk ke Unpad, Dede Yusuf Buka Konsultasi Publik Bareng Akademisi •