Dapat Kabar Nelayan Asal Toraja Meninggal di Kapal Taiwan, Anggota DPR RI Frederik Kalalembang Siap Kawal Pemulangan hingga Kampung Halaman

Sabtu, 07 Maret 2026 17:11

munas

Kabar duka datang dari perantauan. Seorang pekerja migran asal Toraja bernama Mathius Pulo (31), yang bekerja sebagai nelayan di kapal penangkap ikan berbendera Taiwan, dilaporkan meninggal dunia saat kapal berada di wilayah perairan Samoa. Mathius yang lahir pada tahun 1995 diketahui telah lama bekerja di sektor perikanan luar negeri.

Kabar duka tersebut langsung menggugah kepedulian banyak pihak, termasuk Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Irjen Pol (P) Drs. Frederik Kalalembang yang juga Ketua Umum Ikatan Keluarga Toraja Nusantara (IKaTNUS), segera bergerak membantu proses pemulangan jenazah.

Mathius sendiri dikenal sebagai sosok pekerja keras. Ia keturunan Toraja lalu tinggal bersama pamannya Yance di Balikpapan dan merupakan alumni SMK Negeri 5 Balikpapan dengan jurusan yang berkaitan dengan perkapalan. Sejak muda ia sudah memiliki semangat untuk bekerja di sektor kelautan dan perikanan. Selama bekerja di luar negeri, Mathius dikenal oleh keluarga sebagai pribadi yang tekun dan jarang mengeluh demi membantu keluarga di kampung halaman.

Proses Panjang di Laut Hingga Taiwan

Ketua DPD Serikat Buruh Pekerja Migran Nelayan di Taiwan Novian, yang dihubungi menjelaskan bahwa Mathius meninggal sekitar tiga hari sebelum informasi tersebut sampai kepada pihak serikat pekerja. Saat ini jenazah masih berada di kapal nelayan yang sedang berlayar menuju Taiwan.

 

“Saya dari serikat pekerja di Taiwan mendapat laporan dari agency yang mengirim Mathius bahwa tiga hari lalu almarhum meninggal di fishing ground wilayah Samoa. Kapal nelayan ini masih beroperasi dan menuju pangkalan di Taiwan,” jelas Novian.

Ia memperkirakan kapal yang membawa jenazah Mathius akan tiba di Taiwan sekitar tanggal 18 hingga 19 bulan Maret ini. Setelah tiba, prosedur resmi harus dijalankan sesuai aturan yang berlaku di Taiwan.

“Biasanya setelah sampai di Taiwan akan dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian. Setelah itu jenazah diserahkan kepada atase pemerintah dan pihak KBRI, lalu ke agency yang mengirim Mathius ke Taiwan untuk diserahkan kepada keluarga atau ahli waris,” ujarnya.


Berita Lainnya

Nasional

Sabam: Perkupi siap wujudkan perdamaian antarumat dan Asta Cita

Nasional

LaVani Raih Gelar Juara Proliga 2026, Ibas: Congratulations! Make Us Proud! LaVani TOP!

Nasional

DPR Dorong Penguatan Bioenergi Sawit untuk Redam Dampak Krisis Energi Global

Nasional

Calon Penerima BSPS 2026 sebanyak 3107 Unit di Papua Barat Daya dan Papua Barat, Pengusul Faujia Helga Tampubolon

Nasional

Anita Jacoba Sesalkan Tidak Terserapnya Dana Program PIP di NTT

Nasional

Demokrat Nilai Parliamentary Threshold 4 Persen Ideal dan Tak Memberatkan

Nasional

Anggota DPR RI Mulyadi Ingatkan Bahaya Judol yang Makin Canggih: Jebakan Sistematis dan Terstruktur!

Nasional

Kunjungan ke NTB, HT Ibrahim: KUHP Baru Kedepankan Keadilan Restoratif

Berita: Nasional - Sabam: Perkupi siap wujudkan perdamaian antarumat dan Asta Cita •  Nasional - LaVani Raih Gelar Juara Proliga 2026, Ibas: Congratulations! Make Us Proud! LaVani TOP! •  Nasional - DPR Dorong Penguatan Bioenergi Sawit untuk Redam Dampak Krisis Energi Global •  Nasional - Calon Penerima BSPS 2026 sebanyak 3107 Unit di Papua Barat Daya dan Papua Barat, Pengusul Faujia Helga Tampubolon •  Nasional - Anita Jacoba Sesalkan Tidak Terserapnya Dana Program PIP di NTT •  Nasional - Demokrat Nilai Parliamentary Threshold 4 Persen Ideal dan Tak Memberatkan •  Nasional - Anggota DPR RI Mulyadi Ingatkan Bahaya Judol yang Makin Canggih: Jebakan Sistematis dan Terstruktur! •  Nasional - Kunjungan ke NTB, HT Ibrahim: KUHP Baru Kedepankan Keadilan Restoratif •