Mahasiswa Asal Mamuju Ditahan Polisi Kairo, Zulfikar Upayakan Bantuan Melalui Komisi I DPR RI

Senin, 14 April 2025 19:12

pak zulfikar suhardi

Dua mahasiswa Indonesia di Universitas Al-Azhar, Kairo, saat ini mendekam di tahanan Kepolisian Sektor Nozha, Kairo, Mesir, setelah kedapatan membawa stempel palsu milik pemerintah Mesir melalui jasa penitipan barang yang mereka kelola.

Kedua mahasiswa tersebut, yakni, Arjung (25) asal Desa Dungkait, Kabupaten Mamuju, Sulbar bersama Alwi Dahlan asal Bandung, Jawa Barat

 

Anggota Komisi VII DPR RI Muh. Zulfikar Suhardi mengaku telah menerima laporan dari pihak keluarga mahasiswa asal Mamuju. Ia menyayangkan proses penanganan yang dinilai tidak transparan dan melibatkan kekerasan.

“Selain itu, kami mengapresiasi respons cepat langkah Gubernur Sulbar Suhardi Duka yang segera membuka jaringan diplomasi. Kami juga akan berkoordinasi dengan Komisi I DPR untuk mempercepat penyelesaian kasus ini,” tegas Zulfikar. Senin 14 April 2025.

“Ini pelajaran berharga bagi seluruh WNI untuk lebih berhati-hati, bahkan dalam urusan titip-menitip barang sekalipun,” imbuhnya.

Diketahui, tanggal 12 Maret 2025 petugas Bea Cukai Bandara Kairo menemukan tiga buah stempel palsu, termasuk satu stempel Keimigrasian Mesir, dalam paket yang di bawa dua mahasiswa dari Indonesia. Keduanya diketahui menjalankan bisnis jasa pengiriman barang Indonesia-Mesir.

Sehari sebelum penangkapan, mereka menerima paket tertutup dari seorang bernama Dandi Putra Wijaya (DPW). Tanpa mengecek isinya, mereka membawa paket tersebut hingga akhirnya terperangkap kasus hukum. (*)

( sumber : sulbarexpress.fajar.co.id )


Berita Lainnya

Nasional

Kerap Mengalami Kenaikan Signifikan, Pemerintah Usulkan Penyaluran Program Minyakita Melalui BUMN Herman Khaeron: Biar Negara Lebih Mudah Mengontrol

Nasional

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Legislator Dorong Pemerintah Tekan Dampak ke Daya Beli Masyarakat

Nasional

Dede Yusuf: Selamat Milangkala Kabupaten Bandung, Terus Bergerak dan Membangun

Nasional

Di MK, Hinca Panjaitan: Terlapor Tidak Perlu Diberi Bukti Laporan, Bisa Ganggu Penyelidikan

Nasional

Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR RI di Sultra, Monitoring Pelaksanaan KUHP dan KUHAP Terbaru

Nasional

Herman Khaeron: KWP Award Pelecut Anggota DPR RI Bekerja Lebih Baik

Nasional

Dorong Ekspor Durian, DPR RI Ellen Esther Minta Penambahan Kuota Bibit untuk Petani Sultenginta penambahan kuota bibit untuk petani sulteng

Nasional

Ibas Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Dorong Penguatan Ekonomi Desa

Berita: Nasional - Kerap Mengalami Kenaikan Signifikan, Pemerintah Usulkan Penyaluran Program Minyakita Melalui BUMN Herman Khaeron: Biar Negara Lebih Mudah Mengontrol •  Nasional - Harga BBM Nonsubsidi Naik, Legislator Dorong Pemerintah Tekan Dampak ke Daya Beli Masyarakat •  Nasional - Dede Yusuf: Selamat Milangkala Kabupaten Bandung, Terus Bergerak dan Membangun •  Nasional - Di MK, Hinca Panjaitan: Terlapor Tidak Perlu Diberi Bukti Laporan, Bisa Ganggu Penyelidikan •  Nasional - Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR RI di Sultra, Monitoring Pelaksanaan KUHP dan KUHAP Terbaru •  Nasional - Herman Khaeron: KWP Award Pelecut Anggota DPR RI Bekerja Lebih Baik •  Nasional - Dorong Ekspor Durian, DPR RI Ellen Esther Minta Penambahan Kuota Bibit untuk Petani Sultenginta penambahan kuota bibit untuk petani sulteng •  Nasional - Ibas Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Dorong Penguatan Ekonomi Desa •