DPR dorong DJP perluas basis pajak, soroti potensi ekonomi digital

Jumat, 09 Mei 2025 15:51

bapak MCA

Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Marwan Cik Asan mendorong Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk memperluas basis pajak nasional dengan menjangkau sektor-sektor baru, termasuk ekonomi digital. Menurutnya, perluasan ini penting guna menjaga keadilan dan kesinambungan penerimaan negara.

Marwan mengingatkan agar DJP tidak hanya fokus pada wajib pajak eksisting, atau yang kerap dianalogikan dengan istilah “berburu di kebun binatang”.

“Perlu kita mencari sumber-sumber pajak baru. Jangan kita mengobok-obok ‘kebun’ yang ada ini. Nanti khawatirnya kalau diobok-obok terus terjadi pembangkangan pajak karena orang merasa diperlakukan tidak adil. Ada sisi-sisi bagian yang tidak terkena pajak, ada sisi yang dipajakin terus,” ujarnya dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama DJP di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (7/5).

Marwan menyoroti potensi besar dari sektor digital yang menurutnya belum dimaksimalkan. Ia mencatat, pada tahun 2020, penerimaan negara dari pajak digital hanya sekitar Rp32 triliun, padahal total transaksi digital saat itu mencapai Rp2.200 triliun.

“Potensi baru termasuk ekonomi digital ini harus kita sama-sama mulai tekankan. Kalau saya lihat data dari 2020 cuma Rp32 triliun dari pajak digital, sementara jumlah transaksinya Rp2.200 triliun. Sehingga ada potensi penerimaan negara setidaknya Rp220 triliun (10% dari transaksi digital),” jelasnya.

Politikus Partai Demokrat tersebut juga menekankan pentingnya mengurangi ketergantungan pada penerimaan pajak dari komoditas. Ia menilai, ketergantungan ini membuat pendapatan negara menjadi tidak stabil.

“Ketergantungan kepada pajak komoditas membuat pendapatan Indonesia selalu tak pasti. Pemerintah harus bisa mengatur napas sendiri,” tutur Marwan.

Usulan ini mencerminkan harapan DPR agar kebijakan perpajakan ke depan lebih inklusif dan berorientasi pada keadilan, dengan tetap menjaga kesinambungan fiskal nasional.

( sumber : alinea.id )


Berita Lainnya

Nasional

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Nasional

Kawal Program ATR, Dede Yusuf Latih Calon Relawan PTSL di Setiap Desa

Nasional

Ibas Kunjungi Sentra Ikan Patin, Dorong Gizi, Ekonomi, dan Ketahanan Pangan

Nasional

Ibas Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf, Dorong Manfaat untuk Kepentingan Bersama

Nasional

Dede Yusuf Turun ke Majalaya, Ribuan Voucher Pangan Murah Diserbu Warga: “Harga Naik, Negara Harus Hadir”

Nasional

Forum Keuchik dan Mukim Ingin Jaya Nyatakan Dukungan Penuh untuk Pemekaran Seuramoe Aceh

Nasional

Ibas Ajak Pondok Pesantren Perkuat Akhlak, Ilmu Teknologi, Kreativitas, dan Kemandirian

Nasional

Dengarkan Aspirasi Buruh dan Ojol, Ibas Kawal Perlindungan dan Kesejahteraan Sosial

Berita: Nasional - DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah •  Nasional - Kawal Program ATR, Dede Yusuf Latih Calon Relawan PTSL di Setiap Desa •  Nasional - Ibas Kunjungi Sentra Ikan Patin, Dorong Gizi, Ekonomi, dan Ketahanan Pangan •  Nasional - Ibas Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf, Dorong Manfaat untuk Kepentingan Bersama •  Nasional - Dede Yusuf Turun ke Majalaya, Ribuan Voucher Pangan Murah Diserbu Warga: “Harga Naik, Negara Harus Hadir” •  Nasional - Forum Keuchik dan Mukim Ingin Jaya Nyatakan Dukungan Penuh untuk Pemekaran Seuramoe Aceh •  Nasional - Ibas Ajak Pondok Pesantren Perkuat Akhlak, Ilmu Teknologi, Kreativitas, dan Kemandirian •  Nasional - Dengarkan Aspirasi Buruh dan Ojol, Ibas Kawal Perlindungan dan Kesejahteraan Sosial •