.jpg)
Indonesia secara resmi dinominasikan oleh negara-negara anggota Asia-Pacific Group (APG) untuk menjabat sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (Dewan HAM PBB) periode 2026.
Menanggapi pencalonan tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, menilai langkah tersebut menjadi tonggak sejarah penting bagi posisi Indonesia di forum multilateral dunia.
“Kepercayaan dari negara-negara Asia-Pasifik ini merupakan pengakuan konkret atas peran aktif dan konsisten Indonesia dalam isu-isu HAM global,” ujar Anton.
Anton mengungkapkan meskipun Indonesia telah beberapa kali terpilih sebagai anggota Dewan HAM PBB dan pernah menduduki posisi Wakil Presiden, RI belum pernah secara resmi menjabat sebagai Presiden Dewan HAM.
“Jika Indonesia resmi terpilih, ini akan menjadi sejarah pertama sejak Dewan HAM PBB dibentuk,” tegasnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran diplomasi Indonesia yang dinilai berhasil membangun kepercayaan internasional melalui pendekatan dialogis dan inklusif di berbagai forum global. (Ykb)
( sumber : indonesiadefense.com )




