Ini Pesan Amin Santono untuk Para Pedagang dan Perantau

Senin, 20 November 2017 00:00

fraksidemokrat.org, Bekasi — Pedagang perantau harus memahami memahami tata kelola keuangan yang baik dan benar. Dengan pengelolaan keuangan lebih baik dan benar, pedagang bisa menjalankan usaha dengan baik, dan akhirnya mampu memberi manfaat lebih kepada lingkungan sekitar.

Hal ini disampaikan legislator dari Fraksi Partai Demokrat, Amin Santoni kepada para pedagang perantau Kuningan se-Jabodetak yang tergabung dalam perkumpulan Perantau Putra Kuningan (P3K) wilayah Jakarta, Bogor, Depok Tangerang dan Bekasi,Rabu (15/11/2017) lalu di RM Saung Wulan Tambun Selatan, Bekasi dalam acara Sosialisasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Acara bertema Mengelola Keuangan Dengan Bijak dan Aman melalui Investasi di Sektor Keuangan ini dihadiri 300 pedagang asli pituin Kuningan, Pengurus P3K, H. Sanis Ghazalie, Ketua Rukun Wargi Kuningan Jabodetabek serta para perantau asli Kuningan.    

Sebagai pemateri, Amin Santono Anggota DPR RI Komisi XI, Ahmad Iskandar Analis OJK RI, Ramli Perwakilan BRI Cab. Bekasi dan Iim Feri Wakil Ketua Perkumpulan Perantau Putra Kuningan (P3K) jabodetabek. Kegiatan dipandu/moderatori oleh Yosa Octora Santono, yang juga Bendahara Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Barat dan Ketua Amin Famiy Center (AFC).

Sosialisasi ini berjalan meriah dan hangat, peserta sangat apresiasi terhadap jalannya acara. Mengingat baru kali ini diadakan kegiatan di Bekasi khusus sedulur se kampung yang sama sama dari Kuningan.

Iim Feri, Perwakilan Pengurus dan Anggota Perkumpulan Perantau Putra Kuningan (P3K) jabodetabek mengatakan, terima kasih kepada H. Amin Santono atas perhatian kepada para pedagang dan perantau di Jabodetabek. “Kami merasa terhormat diberikan perhatian penuh dan diajari mengenai tata keloa dan investasi keuangan. Hampir mayoritas anggota P3K merupakan pedagang, saat ini hadir ke lokasi, untuk menggali ilmu dan berdiskusi terkait sektor keuangan. Anggota P3K menyebar di berbagai sudut ibukota, notabene asli putra Kuningan yang akan kembali ke lemah cai,’’ ujar Pengusaha Sayuran di Pasar Cibitung

Amin Santono saat sambutan dan membuka acara Sosialiasi, menjelaskan bahwa, Sosialisasi OJK digelar di Bekasi merupakan langkah konkret bagi pedagang dan perantauan. Waktu mereka terbatas, lalu kami jemput bola gelar kegiatan di sini (Bekasi). Dirinya juga sebagai perantau, merasa terpanggil untuk mengayomi dan mengedukasi mereka. “Pedagang sehari hari bergelut dengan keuangan, perlu diberikan pemahaman wawasan pengelolaan investasi keuangan yang baik dan bijak. Mereka adalah pahlawan pembangunan daerah Kuningan, harus diperhatikan,“ kata Amin yang juga didaulat menjadi Penasihat P3K Jabodetabek. Usai sambutan, Amin memberikan kepada semua peserta produk usaha roti yang dikelola oleh Yosa octora Santono bermerk Boga Salira untuk dinikmati.

Sementara, Ahmad Iskandar, Analis OJK RI, mewanti-wanti kepada pedagang untuk selalu menggunakan tata kelola keuangan dan investasi keuangan dengan hati hati. Banyak lembaga keuangan yang menawarkan investasi bodong, jangan sampai terbuai oleh janji dan harapan palsu. Iskandar menambahkan, berbagai ciri dan bentuk tawaran investasi yang berpotensi merugikan masyarakat. ‘’Contohnya, imbal hasil yang di luar batas kewajaran dalam waktu singkat, penekanan utama pada perekrutan, tidak dijelaskannya bagaimana cara mengelola investasi, tidak ada penjelasan underlying usaha yang memenuhi asas kewajaran dan kepatutan di sektor investasi keuangan,’’ kata Iskandar.

Ciri lain, lanjutnya, tawaran itu juga tidak disertai penjelasan tentang struktur kepengurusan—struktur kepemilikan—struktur kegiatan usaha dan alamat domisili usaha, kegiatan yang dilakukan menyerupai money game dan skema ponzi yang dijalankan sangat berisiko. ‘’Hingga menyebabkan terjadinya kegagalan untuk mengembalikan dana masyarakat yang diinvestasikan. Bila ada barang, kualitas barang tidak sebanding dengan harganya; dan bonus dibayar hanya  bila ada prekrutan,’’ tambahnya. (***/ aep/ media-fpd)


Berita Lainnya

Nasional

Soroti Penguatan SDM Kehutanan, Ellen Esther Dorong Inovasi Digital dan Kewirausahaan Sektor Hutan

Nasional

Bahas Harga Energi Bergejolak di GREAT Institute, Sartono: Ketahanan Energi Kunci Selamatkan Daya Beli Rakyat

Nasional

Kenaikan Harga Minyak Dunia, Sekjen Demokrat: Persiapkan Bauran Energi yang Lebih Konstruktif dan Berimbang

Nasional

Prajurit TNI di UNIFIL Gugur, Pimpinan Komisi I Dukung Langkah Kemlu Desak DK PBB Gelar Rapat Darurat

Nasional

Wakil Ketua BKSAP DPR RI, Bramantyo Suwondo Tegaskan: Keselamatan Prajurit TNI di Lebanon Harus Dijaga, Serangan Israel Adalah Kejahatan Perang

Nasional

Soal Kapal RI di Selat Hormuz, Waka Komisi I DPR Dorong Diplomasi Total dan Optimalisasi Forum Multilateral

Nasional

Sartono Minta Pemerintah Jaga Keseimbangan Stabilitas Harga BBM dan Keberlanjutan Fiskal

Nasional

Ellen Pelealu Apresiasi Peternak Ayam Petelur di Poso Pesisir

Berita: Nasional - Soroti Penguatan SDM Kehutanan, Ellen Esther Dorong Inovasi Digital dan Kewirausahaan Sektor Hutan •  Nasional - Bahas Harga Energi Bergejolak di GREAT Institute, Sartono: Ketahanan Energi Kunci Selamatkan Daya Beli Rakyat •  Nasional - Kenaikan Harga Minyak Dunia, Sekjen Demokrat: Persiapkan Bauran Energi yang Lebih Konstruktif dan Berimbang •  Nasional - Prajurit TNI di UNIFIL Gugur, Pimpinan Komisi I Dukung Langkah Kemlu Desak DK PBB Gelar Rapat Darurat •  Nasional - Wakil Ketua BKSAP DPR RI, Bramantyo Suwondo Tegaskan: Keselamatan Prajurit TNI di Lebanon Harus Dijaga, Serangan Israel Adalah Kejahatan Perang •  Nasional - Soal Kapal RI di Selat Hormuz, Waka Komisi I DPR Dorong Diplomasi Total dan Optimalisasi Forum Multilateral •  Nasional - Sartono Minta Pemerintah Jaga Keseimbangan Stabilitas Harga BBM dan Keberlanjutan Fiskal •  Nasional - Ellen Pelealu Apresiasi Peternak Ayam Petelur di Poso Pesisir •