Anggota DPR RI Desak Polda Sulsel Bersihkan Polisi Narkoba di Toraja

Selasa, 24 Februari 2026 11:43

Frederik_Kalalembang

Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Frederik Kalalembang, meminta Polda Sulawesi Selatan mengusut tuntas dugaan keterlibatan aparat dalam kasus narkoba di Kabupaten Toraja Utara.

Ia menegaskan, pengusutan tidak boleh berhenti pada penahanan Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat) dan Kepala Unit (Kanit) Narkoba Polres Toraja Utara semata, tetapi harus dikembangkan hingga membongkar jaringan pengedar serta dugaan aliran dana.

Frederik mengapresiasi langkah tegas Polda Sulsel yang telah menahan Kasat Narkoba AKP Arifan Efendi dan Kanit Narkoba Aiptu Nasrul.

Namun menurutnya, langkah tersebut harus menjadi pintu masuk untuk pembersihan menyeluruh di tubuh kepolisian, khususnya satuan narkoba.

“Saya apresiasi Kapolda Sulsel yang sudah menangani Kasat dan Kanit Narkoba Polres Toraja. Tapi jangan berhenti di situ. Harus dikembangkan sampai ke pengedar dan jaringannya. Kalau memang ada setoran, itu harus dibuka terang. Ini momentum bersih-bersih,” tegas jenderal purnawirawan polisi asal Toraja itu, Senin (23/2/2026).

Menurut Frederik, peredaran narkoba di Toraja telah berada pada tahap darurat dan tidak bisa ditangani secara parsial.

“Kita ini sudah darurat narkoba. Tidak bisa dibiarkan. Justru ketika ada dugaan keterlibatan aparat, itu harus jadi titik balik penindakan besar-besaran,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan instruksi Kapolri Listyo Sigit Prabowo agar seluruh anggota Polri menjalani tes urine sebagai bentuk pengawasan internal.

“Perintah Kapolri sudah jelas, semua anggota harus tes urine. Artinya ini persoalan serius. Jangan sampai ada pembiaran atau praktik setoran yang berlangsung lama,” tambahnya.

Kasus ini mencuat setelah pengungkapan bandar narkoba berinisial ET alias O oleh Polres Tana Toraja dengan barang bukti sabu seberat 100 gram.

Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), ET diduga menyebut adanya aliran dana kepada oknum aparat dalam bentuk setoran rutin sebesar Rp13 juta per minggu sejak September 2025.

Frederik menegaskan, momentum ini harus dimanfaatkan untuk memulihkan kepercayaan publik dan memastikan institusi kepolisian benar-benar bersih dari praktik mafia narkoba.(*)

( sumber : torajatribunnews.com )


Berita Lainnya

Nasional

Herman Khaeron Gaungkan 4 Pilar Kebangsaan Bersama Komunitas Tionghoa Cirebon

Nasional

Dina Lorenza Soroti Pemerataan Industri Film Nasional, Komisi VII DPR RI Siap Jembatani Pekerja Seni

Nasional

Komisi IV DPR RI Dorong Distribusi Pupuk Subsidi Merata untuk Petambak Ikan di Gresik, Pantau Harga Biar Tak Anjlok Saat Panen

Nasional

Polisi Terlibat Banyak Kasus, Hinca Panjaitan: Realitas Kultural Polri Harus Segera Direformasi

Nasional

DPR RI Tinjau MBG dan Sekolah Rakyat di Bangkalan, Pastikan Program Prioritas Berjalan Optimal

Nasional

Lucy Kurniasari:Konsolidasi Partai Demokrat Surabaya, Solid Bergerak Menangkan Hati Rakyat

Nasional

Dede Yusuf: Banyak BUMD Kurang Sehat dan Terus Membutuhkan Suntikan Dari Pemda

Nasional

Kunjungi SPPG Citepus, Iman Adinugraha Pastikan Program Berjalan Sesuai SOP

Berita: Nasional - Herman Khaeron Gaungkan 4 Pilar Kebangsaan Bersama Komunitas Tionghoa Cirebon •  Nasional - Dina Lorenza Soroti Pemerataan Industri Film Nasional, Komisi VII DPR RI Siap Jembatani Pekerja Seni •  Nasional - Komisi IV DPR RI Dorong Distribusi Pupuk Subsidi Merata untuk Petambak Ikan di Gresik, Pantau Harga Biar Tak Anjlok Saat Panen •  Nasional - Polisi Terlibat Banyak Kasus, Hinca Panjaitan: Realitas Kultural Polri Harus Segera Direformasi •  Nasional - DPR RI Tinjau MBG dan Sekolah Rakyat di Bangkalan, Pastikan Program Prioritas Berjalan Optimal •  Nasional - Lucy Kurniasari:Konsolidasi Partai Demokrat Surabaya, Solid Bergerak Menangkan Hati Rakyat •  Nasional - Dede Yusuf: Banyak BUMD Kurang Sehat dan Terus Membutuhkan Suntikan Dari Pemda •  Nasional - Kunjungi SPPG Citepus, Iman Adinugraha Pastikan Program Berjalan Sesuai SOP •