
Kunjungan siang itu berlangsung hangat. Di tengah semangat para relawan yang sibuk menyiapkan hidangan bergizi, Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, H. Iman Adinugraha, hadir langsung meninjau pelaksanaan SPPG di Desa Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto itu menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk parlemen. Bagi Iman Adinugraha, langkah memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang cukup bukan sekadar program biasa, melainkan investasi besar menuju masa depan bangsa.
“Kita hari ini berkunjung ke SPPG di Desa Citepus, Palabuhanratu. Alhamdulillah para relawan terlihat sangat bersemangat. Ini program mulia dari Pak Presiden, tentu harus kita support dan dukung bersama,” ujar Iman di sela kunjungannya, pada Senin (23/02).
Di dapur SPPG yang tampak bersih dan tertata, para relawan bekerja sesuai standar operasional yang telah ditetapkan pemerintah. Proses pengolahan makanan dilakukan dengan disiplin, mulai dari kebersihan bahan hingga penyajian. Iman Adinugraha mengaku puas melihat pelaksanaan di lapangan berjalan sesuai ketentuan.
“Alhamdulillah saya lihat dapur ini bersih dan berjalan sesuai SOP yang sudah ditentukan pemerintah melalui BGN. Ini penting, karena kualitas dan higienitas makanan harus benar-benar terjaga,” tegasnya.
Menurut legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV Sukabumi, Jawa Barat itu, niat Presiden dalam membangun generasi sehat dan cerdas patut diapresiasi. Ia menilai, kecukupan gizi merupakan fondasi utama untuk mencetak anak-anak bangsa yang pintar, tangguh, dan siap bersaing di masa depan.
“Niatan Presiden sangat luar biasa. Bangsa ini ke depan, menuju 2045, harus menjadi bangsa yang lebih maju. Anak-anak kita harus lebih pintar, berhasil, dan gizinya terpenuhi,” katanya.
Sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Iman Adinugraha menegaskan dirinya menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan program strategis nasional tersebut tepat sasaran dan berjalan optimal.
Dukungan, menurutnya, tidak cukup hanya dalam bentuk wacana, tetapi juga pengawalan kebijakan di lapangan.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat turut mendukung program tersebut tanpa memandang latar belakang apa pun. Baginya, pemenuhan gizi anak adalah kepentingan bersama demi terwujudnya cita-cita besar Indonesia Emas 2045.
“Mudah-mudahan program Presiden semakin maju. Insya Allah tujuan untuk mencerdaskan anak bangsa dan menambah gizi anak-anak kita, siapa pun mereka, tanpa melihat latar belakang, akan berhasil,” pungkasnya optimistis. (ris).
( sumber : radarjabar.com )




