
Anggota DPR RI dari Partai Demokrat, Herman Khaeron, kembali turun ke daerah pemilihannya di Cirebon dan Indramayu dalam masa reses. Kali ini, ia bertemu dengan komunitas Tionghoa Kota Cirebon untuk menjaring aspirasi sekaligus menyampaikan sosialisasi 4 Pilar MPR RI.
Dalam pertemuan yang dihadiri ratusan anggota komunitas Tionghoa, termasuk tokoh masyarakat dan pengusaha, Herman menegaskan pentingnya merawat nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI sebagai fondasi bangsa.
"Empat Pilar Kebangsaan adalah dasar kuat untuk membangun bangsa yang maju dan sejahtera. Pancasila sebagai ideologi, UUD 1945 sebagai konstitusi, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan, harus kita jaga bersama," ujarnya, Selasa 24 Februari 2026, malam.
Herman menekankan bahwa komunitas Tionghoa memiliki peran penting dalam sejarah dan budaya Cirebon. Ia mencontohkan asimilasi budaya yang tampak nyata dalam corak batik Cirebon yang dipengaruhi motif Tiongkok.
"Komunitas Tionghoa adalah bagian dari keberagaman bangsa yang harus terus dirawat. Mari bergandeng tangan menjaga keharmonisan untuk mewujudkan masyarakat adil, makmur, dan sentosa," tuturnya.
Politisi Demokrat itu juga menekankan pentingnya toleransi antar umat beragama dan suku bangsa. Menurutnya, Indonesia sebagai negara majemuk hanya bisa maju jika kerukunan dijaga.
"Komunitas Tionghoa Cirebon telah lama menjadi bagian dari masyarakat. Hubungan baik dan kerjasama harmonis harus terus dipelihara," katanya.
Editor :Yudha Satria
( sumber : rmoljabar.id )




