
Anggota DPR RI asal Aceh, HT Ibrahim, bergerak cepat menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada warga terdampak banjir di tujuh kabupaten/kota di Aceh, mulai dari Pidie hingga Aceh Tamiang.
Bantuan tersebut disalurkan secara maraton selama dua hari, Selasa dan Rabu (24–25/12/2025), dengan mendatangi langsung posko-posko pengungsian dan dapur umum di wilayah terdampak.
Ibrahim berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memenuhi kebutuhan dasar para korban banjir.
“Kita hadir untuk saling menguatkan di tengah musibah,” ujar Ibrahim kepada Serambinews.com, Rabu (25/12/2025).
Politisi Fraksi Partai Demokrat itu menyebutkan, pendistribusian bantuan dilakukan secara langsung agar tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan.
Penyaluran bantuan dimulai dari Kabupaten Pidie, tepatnya di Posko Pengungsian Desa Tiba dan Desa Blang Pandak.
Dari sana, Ibrahim melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Pidie Jaya dengan menyerahkan bantuan di Posko Pengungsian Meunasah Lhok serta Dapur Umum STIS Ummul Ayman yang menjadi pusat pelayanan bagi para pengungsi.
Di Kabupaten Bireuen, bantuan disalurkan kepada warga di Posko Pengungsian Meunasah Kapa dan Posko Pengungsian Desa Samuti Rayeuk.
Sementara di Kabupaten Aceh Utara, Ibrahim menyerahkan bantuan di Posko Pengungsian Langkahan, salah satu wilayah yang terdampak cukup parah akibat banjir.
Untuk Kabupaten Aceh Timur, bantuan kebutuhan pokok disalurkan kepada masyarakat di Posko Pengungsian Desa Grong-Grong dan Desa Pucok Alue Dua.
Di Kota Langsa, bantuan diberikan kepada warga terdampak banjir di Desa Selalah. Sedangkan di Kabupaten Aceh Tamiang, penyaluran bantuan dilakukan melalui Posko Bantuan Partai Demokrat.
Selain menyalurkan bantuan, pria yang akrab disapa Ampon Bram itu juga menegaskan komitmennya sebagai anggota DPR RI untuk memperjuangkan aspirasi korban banjir ke pemerintah pusat.
“Pemulihan pasca bencana harus menjadi perhatian bersama. Kami akan terus mendorong langkah-langkah percepatan pemulihan agar masyarakat bisa kembali menjalani kehidupan secara normal,” tutup anggota Komisi XIII DPR RI tersebut. (*)
( sumber : aceh.tribunnews.com )




