IHSG Goyah, Demokrat Tegaskan Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat

Sabtu, 31 Januari 2026 16:15

 

marwan CA

Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi Partai Demokrat, Marwan Cik Asan menegaskan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok dalam beberapa hari terakhir lebih merupakan koreksi jangka pendek berbasis sentimen negatif terhadap pengumuman MSCI.

Marwan menyebut, penurunan IHSG tersebut bukan cerminan melemahnya fundamental ekonomi nasional.  Dia menilai tekanan pasar dipicu oleh respons investor terhadap pengumuman MSCI terkait transparansi data kepemilikan dan free float saham Indonesia. 

Menurut Marwan, kebijakan MSCI berupa pembekuan sementara penyesuaian indeks dan penundaan rebalancing bersifat interim serta membuka ruang perbaikan tata kelola pasar.

"Isu ini kerap ditafsirkan berlebihan sebagai ancaman sistemik, padahal sifatnya teknis dan administratif. MSCI tidak menjatuhkan vonis, melainkan memberikan peringatan untuk pembenahan," ujar Marwan kepada wartawan, Jumat (30/1/2026).

Dia menilai indikator makroekonomi Indonesia masih relatif solid. Pertumbuhan ekonomi bertahan di kisaran 5 persen, inflasi terjaga, defisit transaksi berjalan terkendali, cadangan devisa memadai, serta rasio utang terhadap PDB tetap rendah.

“Tidak ada guncangan fundamental yang cukup kuat untuk menjelaskan koreksi IHSG sedalam ini. Karena itu, situasi saat ini harus dibaca sebagai ujian ketahanan pasar, bukan sinyal rapuhnya perekonomian," tandas dia.

Marwan mengapresiasi langkah OJK dan BEI yang berkomitmen menindaklanjuti rekomendasi MSCI, terutama dalam peningkatan transparansi dan penguatan tata kelola. Ia juga mengimbau investor untuk menjaga perspektif jangka menengah dan panjang.

“Pasar tidak membutuhkan kepanikan, melainkan keyakinan yang rasional. Dengan fondasi ekonomi yang kuat dan komitmen reformasi berkelanjutan, pasar modal Indonesia akan semakin matang dan kredibel,” pungkas Marwan.

Editor: Maswin

( sumber : investor.id )


Berita Lainnya

Nasional

Satu Abad NU, Iman Adinugraha Apresiasi Kontribusi Ulama dalam Persatuan Bangsa

Nasional

Memperingati Hari Primata 2026, Ibas Ajak Jaga Ekosistem dan Keseimbangan Alam

Nasional

RDMP Kilang Balikpapan Diharapkan Penuhi Kebutuhan Domestik dan Tekan Impor BBM

Nasional

Bramantyo Suwondo, Wakil Ketua BKSAP DPR RI, Apresiasi Pidato Presiden Prabowo di WEF Davos 2026: Momentum Diplomasi Ekonomi yang Kuat.

Nasional

Isu Reshuffle Kabinet Mengemuka, Herman Khaeron: Menteri Dari Demokrat Bekerja Sesuai Target Presiden Prabowo

Nasional

Iman Adinugraha Dorong Langkah Nyata Kemandirian Industri Farmasi

Nasional

Marwan Demokrat Nilai Gejolak IHSG Bersifat Sentimen, Fundamental Ekonomi Tetap Solid

Nasional

Legislator Jajaki Teknologi Efisiensi Pertanian dengan Perusahaan Teknologi Asal Jepang

Berita: Nasional - Satu Abad NU, Iman Adinugraha Apresiasi Kontribusi Ulama dalam Persatuan Bangsa •  Nasional - Memperingati Hari Primata 2026, Ibas Ajak Jaga Ekosistem dan Keseimbangan Alam •  Nasional - RDMP Kilang Balikpapan Diharapkan Penuhi Kebutuhan Domestik dan Tekan Impor BBM •  Nasional - Bramantyo Suwondo, Wakil Ketua BKSAP DPR RI, Apresiasi Pidato Presiden Prabowo di WEF Davos 2026: Momentum Diplomasi Ekonomi yang Kuat. •  Nasional - Isu Reshuffle Kabinet Mengemuka, Herman Khaeron: Menteri Dari Demokrat Bekerja Sesuai Target Presiden Prabowo •  Nasional - Iman Adinugraha Dorong Langkah Nyata Kemandirian Industri Farmasi •  Nasional - Marwan Demokrat Nilai Gejolak IHSG Bersifat Sentimen, Fundamental Ekonomi Tetap Solid •  Nasional - Legislator Jajaki Teknologi Efisiensi Pertanian dengan Perusahaan Teknologi Asal Jepang •